Yang Langka Itu

Yang langka itu…

Istri yang tunduk patuh pada suami.

Senantiasa berseri-seri saat dipandang.

Ridha terdiam saat suami marah.

Tidak merasa lebih apalagi meninggikan suara.

Tercantik di hadapan suami.

Terharum saat menemani suami beristirahat.

Tak menuntut keduniaan yang tidak mampu diberikan suaminya.

Sadar bahwa ridha-Nya ada pada ridha suaminya.

 

Yang langka itu…

Suami yang mengerti bahwa istrinya bukan pembantu.

Sadar tak melulu ingin dilayani.

Malu jika menyuruh ini itu karena tahu istrinya sudah repot seharian urusan anak dan rumah.

Tak berharap keadaan rumah lapang saat pulang karena sadar itulah resiko hadirnya amanah-amanah yang masih kecil.

Sadar pekerjaan rumah tangga juga kewajibannya.

Rela mengerjakan pekerjaan rumah tangga karena rasa sayangnya terhadap

istrinya yang kelelahan.

 

Yang langka itu…

Anak lelaki yang sadar bahwa ibunya yang paling berhak atas dirinya.

Mengutamakan memperhatikan urusan ibunya.

Lebih mencintai ibunya dibanding mencintai istri dan anak-anaknya.

Sadar bahwa surganya ada pada keridhaan ibunya.

 

Yang langka itu…

Orang tua yang sadar bahwa anak perempuannya jika menikah sudah bukan lagi miliknya.

Selalu menasehati untuk mentaati suaminya selama suaminya tidak

menyuruhnya kepada perkara munkar.

Sadar bahwa keridhaan Allah bagi anaknya telah berpindah pada ridha suaminya.

 

Yang langka itu…

Ibu yang meskipun tahu surga berada di bawah telapak kakinya.

Tapi tidak pernah sekalipun menyinggung hal tersebut saat anaknya ada kelalaian terhadapnya.

Selalu sadar bahwa mungkin segala kekurangan pada anak-anaknya adalah hasil didikannya yg salah selama ini.

Sadar bahwa jika dirinya salah berucap atau do’a keburukan maka malaikat akan mengijabah do’anya.

 

Yang langka itu…

Anak yang senantiasa mendoakan kebaikan bagi orangtuanya dalam keheningan sepertiga malam terakhir.

Meskipun sehari hari dalam kesibukan rumah tangganya.

Dalam kesibukan usahanya.

Dalam kesibukan pekerjaannya.

 

Yang langka itu…

Orang-orang yg saling memberikan nasehat dalam kebenaran dan kesabaran.

Saling memaklumi jika hal-hal di atas lupa atau lalai dilakukan.

Sehingga saling memaafkan diantara mereka.

Maka rahmat Allah berada diantara mereka.

Dan Allah dengan kemurahanNya memaafkan kesalahan-kesalahan mereka.

Advertisements