6 Nasehat Habib Umar Bin Hafidz

Sebelum kita membaca nasehat beliau, alangkah mulianya jika kita menghadiahkan sebuah bacaan Al Fatihah kepada beliau, semoga beliau senantiasa diberi kesehatan, umur yang berkah dan istiqomah berdakwah di jalan Allah SWT. Al Fatihah.

Berikut kami kutipkan kumpulan nasehat beliau saat hadir di Gedung Bustanul ‘Asyiqin Solo pada acara Majelis Muwasholah Bainal Ulama’il Muslimin beberapa waktu yang lalu.

  1. Carilah guru yang bisa “membawamu” kepada Allah SWT. Guru tidak sekedar menjadi Mudarris, namun juga sebagai Murobbi, yang bisa mengantarkan kita kepada Allah SWT. Hilang berbagai hijabmu dengan Allah SWT, tebal kema’rifatanmu, sebagaimana para sahabat yang memandang wajah teragung Baginda Nabi Muhammad SAW.
  1. Ciri ulama’ akhirat salah satunya ialah mereka yang mau memelajari kitab-kitab karangan Imam Al Ghozali, Imam Al Haddad, dan Imam Abdul Wahhab Asy Sya’roni. Sebaliknya, ulama’ dunia adalah mereka yang menolak untuk memelajari kitab-kitab ketiga Imam besar itu.
  1. Tazkiyyatun nafs itu sangat diperlukan untuk keselamatan kita dalam beragama. Hanya orang-orang ikhlas dalam bergama sajalah yg diselamatkan Allah SWT dari berbagai kesesatan.
  1. Sadarlah, kalian semua dimandatkan oleh Allah SWT untuk berdakwah, mengajak orang-orang untuk beriman dan menaati Allah SWT. Apalagi gunanya ilmu kalian jika setelah kalian dapatkan tidak untuk berdakwah mengajak orang-orang kembali kepada Allah SWT? Jangan main-main, tugas dakwah itu benar-benar dipikulkan Allah SWT kepada kalian. Tentunya jika kalian sadar, kalian akan lebih bersemangat berdakwah, karena “sedang mendapat tugas agung nan mulia dari Allah SWT”.
  1. Sesungguhnya para syetan ingin menghalangi kalian dari memelajari ilmu agama, dengan membisikkan provokasi takut miskin. Sebaliknya, para syetan mengajak kalian dengan janji-janji manis untuk meninggalkan ilmu agama dengan lebih memilih ilmu dunia agar kaya. Tolaklah bisikan bodoh itu, atau penyesalan abadi akan menimpamu. Rizqi sudah ditentukan. Dunia ini sementara dan akhirat kekal abadi.
  1. Jadikan kamar rumah kalian terhubung dengan kamarnya Rasulullah SAW. Juga jadikan rumah kalian sebagai panggungnya Rasulullah SAW, jangan jadikan rumah kalian sebagai panggung hiburan musuh-musuhnya Allah SWT.
Advertisements