Rahasia Kebahagiaan

Oleh Syech Asy Syinqithi

Wejangan Syech Asy Syinqithi pada anaknya:

Wahai ananda, ulangi terus membaca Alquran, jangan sampai melupakannya. Pada hari kiamat kelak akan ada acara penghargaan yang tidak sama dengan acara-acara di dunia. Oleh karena itu jangan sampai salah, padahal sudah disampaikan kepadamu “Bacalah, naiklah dan tartilkanlah.. ”

Duduklah bersama ulama dengan akalmu.

Duduklah bersama pemimpin dengan ilmumu.

Duduklah bersama teman dengan etikamu.

Duduklah bersama keluarga dengan kelembutanmu.

Duduklah bersama orang bodoh dengan kemurahan hatimu.

Jadilah teman Allah dengan mengingat-Nya.

Jadilah teman bagi dirimu sendiri dengan nasihatmu‎.

‎Tidak usah bersedih jika di dunia tidak ada yang menghargai kebaikanmu, karena di langit ada yang mengapresiasinya.

Kehidupan kita itu ibarat bunga mawar, disamping memiliki keindahan yang membuat kita bahagia, juga memiliki duri yang membuat kita tersakiti‎.

‎Apa yang ditetapkan bagimu niscaya akan mendatangimu, meskipun kamu tidak ada daya.

Sebaliknya apa yang bukan milikmu, kamu tidak akan mampu meraihnya dengan kekuatanmu.

Tidak seorangpun yang memliki sifat sempurna selain Allah, oleh karena itu berhentilah dari menggali aib orang lain.

Kesadaran itu pada akal, bukan pada usia. Umur hanyalah bilangan harimu, sedangkan akal adalah hasil pemahaman dan kerelaanmu terhadap kehidupanmu.

Berlemah lembutlah ketika bicara dengan orang lain, setiap orang merasakan derita hidupnya masing-masing, sedangkan kamu tidak mengetahuinya.

Advertisements