Al Hikam Habib Abu Bakar Alathas Azzabidi

Guru Besar Al Habib Abubakar bin Hasan Alatas Azzabidi, beliau adalah guru yang sangat luas ilmunya, rahmat kepada semua makhluk, dermawan, sederhana, waro’, bijaksana dan berintegritas tinggi. Beliau dengan semangat dan penuh kesabaran mengajar pada setiap hari Mingg,  ba’da Ashar, di Majelis Ta’lim beliau di Tanah baru Depok. Tak hanya mengajar, beliau juga menulis kalimat- kalimat hikmah, kata-kata bijak dan penuh makna.

Berikut beberapa buah hikam Al Habib dari ratusan hikam yang ada yang bisa kita renungkan dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari:

1. Jadikan perjalanan hidupmu seperti kau sedang berjalan diatas pasir yang tidak terdengar suaranya, namun bekas langkahnya sangat jelas.

2. Tidak ada kedudukan yang lebih tinggi daripada kejujuran , tapi tidak sedikit pula orang memusuhinya.

3. Janganlah kamu menghakimi manusia karena kekuatanmu, karena pada suatu saat Yang Maha Kuasa akan menghakimimu.

4. Berilah senyummu kepada musuhmu walaupun kamu tidak menyukainya, karena didalam senyummu telah berkurang dosamu.

5. Selimuti dirimu dengan ahlak yang mulia, maka semua manusia yang melihatmu akan  merasakan ketenangannya.

6. Ramahlah kamu kepada orang-orang yang buruk ahlaknya, mereka akan menjadikan kamu sebagai cerminnya.

7. Jika kamu bisa menasehati dirimu sendiri, pasti nasehatmu bisa diterima manusia.

8. Jika manusia mampu menjaga lidahnya dari perkataan buruk, dia telah melindungi lingkungannya dari kemarahan Tuhan.

9. Manusia yang jujur akan mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat.

10. Banyak manusia menyangka buruk kepada manusia lain, padahal pada jiwanya sendiri ada keburukan yang lebih buruk dari manusia lain.

11. Jika kamu bisa mengajak hatimu untuk berbuat baik, maka semua yang ada di sekelilingmu akan katakan kamu orang baik.

12. Semua fitnah itu buruk bagi setiap manusia, akan tetapi manusia itu tidak akan menjadi besar kalau dia tidak bertemu fitnah.

13. Jangan berbuat satu kesalahan kepada orang yang telah berbuat baik kepadamu, karena ada 10 kebaikan yang akan ditutup Allah untuk kamu.

14. Tanda seorang hamba yang baik adalah ridha dengan apa yang diberikan oleh Allah.

15. Janganlah kamu menghancurkan kemuliaan yang kamu miliki hanya karena pandangan yang berbeda.

16. Sifat emosi lebih banyak dimiliki oleh orang-orang yang suka melihat kesalahan orang lain. Dan sebaliknya, sifat sabar lebih banyak dimiliki oleh orang-orang yang suka melihat kebenaran orang lain.

17. Air mata yang kamu keluarkan adalah hanya jawaban atas perbuatan baikmu atau perbuatan burukmu.

18. Jalankan hidupmu dengan banyak berbuat baik kepada manusia walaupun dengan jumlah yang sedikit.

19. Jika burung setiap hari mendengar suara majikannya dan dia bisa menirukannya, bagaimana pula kalau manusia berkumpul dengan orang-orang baik, pasti manusia itu akan menjadi baik.

20. Belajarlah dari kesalahan orang lain, pasti kamu akan menjadi orang besar. Dengan syarat jangan menghina pada orang yang bersalah.

Advertisements

Wajib Lakukan Ini Di Makkah & Madinah

Diajarkan oleh Al Habib Abu Bakar Alattas Azzabidi.

Ketika memasuki tanah harom Makkah lakukanlah hal ini:

  1. Jangan berhenti baca Labbaikallahumma labbaik (hingga habis).
  2. Selalu tanamkan di hati untuk selalu minta ampun pada Allah kalau selama di tanah haram kita tidak beradab padaNya dan Rasulullah.
  3. Ketika minum air zamzam, tawasul buat Sayidina Hamzah bin Hasyim dengan baca Al Fatihah untuk beliau, karena beliau penjaga air zam zam. Sayidina Hamzah adalah sepupu ayahnya Rasulullah, meninggal pada saat perang uhud, ketika pemerintahan Arab Saudi tahun 90-an makam beliau dibongkar karena ada pemindahan, namun jasad beliau masih utuh.
  4. Ingat bahwa Imam Ali bin Abi Thalib lahir di dalam Ka’bah, kita harus berakhlaq kepada ahlul bait.
  5. Banyakin Sholat Qodo, yaitu untuk mengganti sholat-sholat fardu kita yang lalu, baik karena lalai, lupa, sakit, dll. Misalnya setelah Sholat Dzhuhur, lalu sholat lagi dengan niat Sholat Qodo Dzhuhur.
  6. Doa depan ka’bah seperti doa Imam Ali Zaenal Abidin, “Ya Allah ampuni kami, kami hamba yang lemah.” Agar mendapat taufik untuk berbuat baik.
  7. Berfikir yang enak-enak aja, jangan mengeluh atau berkata yang nggak enak, karena nanti akan kejadian.
  8. Terus muta’alaq kepada guru kita, insyaAllah kena berkahnya serta mendapat kemudahan dan keindahan.

 

Saat di Madinah, lakukan ini:

  1. Pertama kali masuk tanah Madinah, banyak bersholawat.
  2. Ucapkan salam pada Rasulullah dan para ahlul bait (keluarga Rasulullah).
  3. Saat masuk hotel, minta maaf pada Rasulullah karena posisi kita berada lebih tinggi dari makam Beliau, tidur dan buang air disana.
  4. Ziarah ke beberapa tempat penting; 1. Jabal Uhud – makam Sayyidina Hamzah bin Abdul Mutholib (paman Nabi), 2. Baqi – makam Imam Ali Zaenal Abidin, dll.
  5. Saat berdoa di makam Rasulullah, jangan bersuara, cukup dalam hati saja, karena kita tidak pernah tahu suara Rasulullah, sebab dalam Al Qur’an dikatakan suaramu jangan melebihi suara Nabi SAW.
  6. Banyak-banyak minta maaf sama Nabi apabila kurang adab.
  7. Jangan bercanda, ngomong jorok/porno dan kata-kata yang tidak pantas.
  8. Kalau berjalan jangan tutup muka, biarkan wajah kita terkena debu kota Madinah yang merupakan obat.
  9. Tabarukkan (mengambil berkah) debu-debu yang ada di tembok Raudhah dan diusapkan ke seluruh badan.
  10. Membeli barang yang ada di toko yang telah terkena debu suci Madinah.
  11. Jangan putus baca Al Qur’an.
  12. Baca Al Fatehah buat Habib Zein bin Ibrahim bin Smith di Masjid Nabawi, dengan harapan agar dapat berkah & bertemu dengan beliau.

Makanlah apa yang disediakan oleh orang yang baru pulang Haji / Umroh, karena semua makanannya berkah, asalkan yang pergi Haji / Umroh tersebut tidak bermaksiat dari menginjak tanah suci hingga balik ke rumah.

4 doa mustajab:

  1. Orang sakit
  2. Orang yang hendak melahirkan
  3. Orang yang mau menikah
  4. Orang yang mau pergi haji

Semoga setelah melakukan tips di atas akan menambah barokah dan InsyaAllah terjadi hal-hal yang mengagumkan.

Rahasia Hidup Imam Ali

Imam Ali bin Abi Tholib RA berkata:

Kenyamanan tubuh terletak pada sedikitnya makan.
Ketenangan jiwa terletak pada sedikitnya dosa.
Ketenangan hati terletak pada sedikitnya ambisi.
Kenyamanan lisan terletak pada sedikitnya pembicaraan.

Imam Ali bin Abi Tholib RA berkata:

Sebaik-baik dunia dan akhirat terletak pada 5 perkara:

  1. Memiliki jiwa yang kaya
  2. Menahan diri untuk tidak mengganggu orang lain
  3. Mencari yang halal
  4. Bersandang ketakwaan
  5. Berpegangan kepada Allah dalam segala hal

Bagaimana Engkau Memandang Gurumu?

Al Imam Ali bin Hasan Al Athas mngatakan:
ان المحصول من العلم والفتح والنور اعني الكشف للحجب، على قدر الادب مع الشيخ وعلى قدر ما يكون كبر مقداره عندك يكون لك ذالك المقدار عند الله من غير شك
“Memperoleh ilmu, futuh dan cahaya (maksudnya terbukanya hijab-hijab batinnya), adalah sesuai kadar adabmu bersama gurumu. Kadar besarnya gurumu di hatimu, maka demikian pula kadar besarnya dirimu di sisi Allah tanpa ragu.”
(Al Manhaj As Sawiy : 217)

Imam Nawawi ketika hendak belajar kepada gurunya, beliau selalu bersedekah di perjalanan dan berdoa, “Ya Allah, tutuplah dariku kekurangan guruku, hingga mataku tidak melihat kekurangannya dan tidak seorangpun yang menyampaikan kekurangan guruku kepadaku.”
(Lawaqih Al Anwaar Al Qudsiyyah : 155)

Beliau pernah mengatakan dalam kitab At Tahdzibnya :
عقوق الوالدين تمحوه التوبة وعقوق الاستاذين لا يمحوه شيء البتة
“Durhaka kepada orang tua dosanya bisa hapus oleh taubat, tapi durhaka kepada ustadzmu tidak ada satupun yg dapat menghapusnya.”

Habib Abdullah Al Haddad mengatakan, “Paling bahayanya bagi seorang murid, adalah berubahnya hati gurunya kepadanya. Seandainya seluruh wali dari timur dan barat ingin memperbaiki keadaan si murid itu, niscaya tidak akan mampu kecuali gurunya telah ridha kembali.”
(Adaab Suluk Al Murid : 54)

Seorang murid sedang menyapu madrasah gurunya, tiba-tiba Nabi Khidir mendatanginya. Murid itu tidak sedikitpun menoleh dan mengajak bicara Nabi Khidhir. Maka Nabi Khidhir berkata, “Tidakkah kau mengenalku? Murid itu menjawab, “Ya, aku mengenalmu, engkau adalah Abul Abbas al Khidhir.”
Nabi Khidhir, “Kenapa kamu tidak meminta sesuatu dariku?”
Murid itu menjawab, “Guruku sudah cukup bagiku, tidak tersisa satupun hajat kepadamu.”
(Kalam Al Habib Idrus Al Habsyi : 78)

Al Habib Abdullah Al Haddad berkata, “Tidak sepatutnya bagi penuntut ilmu mengatakan pada gurunya, ‘Perintahkan aku ini, berikan aku ini!’, karena itu sama saja menuntut untuk dirinya. Tapi sebaiknya dia seperti mayat di hadapan orang yg memandikannya.”
(Ghoyah Al Qashd wa Al Murad : 2/177)

Para ulama ahli hikmah mengatakan, “Barangsiapa yang mengatakan ‘Kenapa?’ kepada gurunya, maka dia tidak akan bahagia selamanya.”
(Al Fataawa Al Hadiitsiyyah : 56)

Para ulama hakikat mengatakan, “70% ilmu itu diperoleh sebab kuatnya hubungan antara murid dengan gurunya.”

8 Pesan Ibu Pada Anak Lelakinya

  1. Hargai istrimu sebagaimana engkau menghargai ibumu, sebab istrimu juga seorang ibu dari anak-anakmu.
  2. Jika marah boleh tidak memberi uang, boleh tidak berbicara dengan istrimu, tapi jangan bertengkar dengannya dengan membentaknya atau memukulnya.
  3. Diam sajalah jika istrimu sedang marah. Ingatlah ketika khalifah Umar bin Khattab dimarahi istrinya. Umar hanya diam saja tanpa membantah. Kamu bisa bayangkan seorang Umar yang kuat dan perkasa, bahkan setan pun takut bertemu dengannya. Umar diam karena dia mengerti betul betapa beratnya menjadi seorang ibu bagi anak-anaknya. Masa depan anak-anaknya sangat bergantung pada istrinya, jika istrimu marah maka diam dan dengarkan sajalah.
  4. Jantung rumah adalah seorang istri, jika hati istrimu tidak bahagia maka seisi rumah akan tampak seperti neraka (tidak ada canda tawa, manja, perhatian), maka sayangi istrimu agar dia bahagia dan engkau akan merasa seperti di surga.
  5. Besar atau kecil gajimu, seorang istri tetap ingin diperhatikan, dengan begitu maka istrimu akan selalu menyambutmu pulang dengan kasih sayang.
  6. 2 orang yang tinggal 1 atap (menikah) tidak perlu gengsi, bertingkah, siapa menang siapa kalah, karena keduanya bukan untuk bertanding melainkan teman hidup selamanya.
  7. Di luar banyak wanita idaman melebihi istrimu. Namun mereka mencintaimu atas dasar apa yang kamu punya sekarang, bukan apa adanya dirimu, dan mereka telah rela menikah dengan dirimu. Saat kamu menemukan masa sulit, maka wanita di luar tersebut akan meninggalkanmu dan punya pria idaman lain di belakangmu.
  8. Banyak istri yang baik, tapi di luar sana banyak pria yang ingin mempunyai istri yang baik dan mereka tidak mendapatkannya. Mereka akan menawarkan perlindungan terhadap istrimu, maka jangan biarkan istrimu meninggalkan rumah karena kesedihan, sebab ia akan sulit sekali untuk kembali.

10 Kunci Ketenangan Hati

1. TIDAK MEMBENCI & HINDARI PERMUSUHAN
Jangan sekali-kali membenci seseorang walaupun dia berbuat kesalahan kepadamu, tetapi doakan dia untuk berubah menjadi baik. Hidup kita akan selalu merasa aman jika kita tidak punya musuh.

2. TIDAK MENGELUH
Jangan berkeluh kesah! Karena apa yang kita alami adalah sebuah proses untuk kita menjadi lebih dewasa dalam banyak hal, sebaliknya perbanyaklah berdoa kepada Allah.

3. HIDUP SEDERHANA
Hiduplah sederhana walaupun punya kedudukan tinggi dan harta melimpah, karena apa yang kita terima semuanya hanya titipan Allah, kita tidak memiliki apapun.

4. BERPRASANGKA BAIK
Senantiasa berfikir positif meskipun kerap ditimpa musibah, karena dari setiap persoalan, kita akan mendapat hikmah, dan yakin bahwa Allah tidak pernah memberi cobaan melebihi kekuatan kita.

5. SELALU TERSENYUM
Senyumlah walaupun hati terluka karena hinaan orang, karena dia tidak tau apa yang dia perkatakan kepada kita.

6. SELALU MEMBERI
Gemar memberi dan berbagi walaupun kita tidak berlebih, karena sesungguhnya kita hanyalah bendahara Allah di dunia ini, Allah yang memiliki semuanya.

7. BERDOA TANPA SEPENGETAHUAN MEREKA
Jangan lelah dan bosan untuk selalu mendoakan orang yang kita cintai dan semua yang ada di sekeliling kita untuk kebaikan mereka dan tanpa sepengetahuannya, karena ketika kita mendoakan orang lain, sesungguhnya malaikat mendoakan kita.

8. TIDAK DENGKI & IRI HATI
Jangan iri dan dengki dengan kekayaan dan kesuksesan teman-temanmu, karena setiap orang yang menerima lebih akan diminta lebih dalam hidup ini, semuanya sudah Allah tetapkan sesuai porsinya masing-masing.

9. MUDAH MEMAAFKAN
Jangan merasa malas dan gengsi dalam memaafkan kesalahan orang lain, karena terdapat kelegaan dan ketenangan dalam kita memaafkan.

10. BANYAK BERSYUKUR
Selalu ingat nikmat yang Allah berikan pada kita, syukuri semua yang kita punya, walaupun kita tidak sanggup menghitungnya, mulai dari nafas, badan yang utuh, dll, karena dengan itu kita selalu merasa beruntung, dengan bersyukur Allah akan menambah nikmatNya pada kita, oleh karena itu pasti kita akan selalu bahagia.

Catatan Mutiara Dahlan Iskan

Jika semua yang kita kehendaki terus kita miliki, darimana kita belajar ikhlas?

Jika semua yang kita impikan segera terwujud, darimana kita belajar sabar?

Jika setiap do’a kita terus dikabukan, bagaimana kita dapat belajar ikhtiar?

Seorang yang dekat dengan Tuhan, bukan berarti tidak ada air mata.

Seorang yang taat pada Tuhan, bukan berarti tidak ada kekurangan.

Seorang yang tekun berdo’a, bukan berarti tidak ada masa-masa sulit.

Biarlah Tuhan yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, karena Tuhan tahu yang tepat untuk memberikan yang terbaik.

Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kamu sedang belajar tentang ketulusan.

Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar keikhlasan.

Ketika hatimu terluka sangat dalam, maka saat itu kamu sedang belajar tentang memaafkan.

Ketika kamu lelah dan kecewa, maka saat itu kamu sedang belajar tentang kesungguhan.

Ketika kamu merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kamu sedang belajar tentang ketangguhan.

Ketika kamu harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kamu tanggung, maka saat itu kamu sedang belajar tentang kemurahan hati.

 

 

 

 

Mati Sebelum Mati

Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dalam kitab Fath Ar-Rabbani wal-Faidh Ar-Rahmani. Beliau mengatakan, “Wahai hamba Allah, sadarilah bahwa engkau hanya sebatas diberi harapan. Maka, jauhilah segala sesuatu selain Allah Azza wa Jalla dengan kalbumu sehingga engkau dapat dekat kepadaNya. Matilah engkau sebelum mati. Matilah engkau dari dirimu dan makhluk. Sungguh telah diangkat berbagai hijab dari dirimu dan Allah Azza wa Jalla.”
Seseorang bertanya, “Bagaimana saya harus mati?” Lalu beliau menjawab:

“Matilah dari mengikuti kemauan, hawa nafsu, tabiat dan kebiasaan burukmu, serta matilah dari mengikuti makhluk dan dari berbagai sebab. Tinggalkanlah persekutuan dengan mereka dan berharaplah hanya kepada Allah, tidak selainNya. Hendaklah engkau menjadikan seluruh amalmu hanya karena Allah Azza wa Jalla dan tidak mengharap nikmatNya.
Hendaklah engkau bersikap ridha atas pengaturan, qadha dan tindakanNya. Jika engkau melakukan hal yang demikian, maka hidup dan matimu akan bersamaNya. Kalbumu akan menjadi tentram. Dialah yang membolak-balikkannya sesuai dengan kehendakNya. Kalbumu akan selalu menjadi dekat kepadaNya, selalu terhubung dan bergantung kepadaNya. Engkau akan selalu mengingatNya dan melupakan segala perkara selain DiriNya.
Kunci surga adalah ucapan La ilâha illa Allâh, Muhammadur-Rasûlullâh. Sedangkan esok, kunci surga adalah kefanaan dari dirimu, orang lain, dan segala sesuatu selain Allah, dan dengan selalu menjaga batas-batas syariat.
Kedekatan kepada Allah adalah surga bagi manusia, sedangkan jauh dari Allah adalah neraka untuk mereka. Alangkah indah keadaan seorang mukmin, baik di dunia ataupun di akhirat. Di dunia dia tidak berkeluh-kesah atas keadaaan yang dia alami, setelah dia memahami bahwa Allah meridhainya, dimana pun dia berada cukuplah bagiannya dan ridha dengan bagian itu. Kemanapun dia menghadapkan wajahnya, dia memandang dengan cahaya Allah. Setiap isyaratnya adalah kepadaNya. Setiap kebergantungan adalah kepadaNya. Setiap tawakalnya adalah hanya kepadaNya.
Berhati-hatilah, jika ada seorang di antara engkau merasa bergembira berlebihan karena telah melakukan ketaatan, karena boleh jadi ada rasa takjub ketika dilihat orang lain atau berharap pujiannya.
Barangsiapa di antaramu ingin menyembah Allah, hendaklah memisahkan diri dari makhluk. Sebab, perhatian makhluk pada amal-amal mereka dapat merusaknya. Nabi SAW bersabda, “Engkau mesti ber-uzlah, sebab uzlah adalah ibadah dan bentuk kesungguhan orang-orang shaleh sebelum kalian.”
Engkau mesti beriman, lalu yaqin dan fana dalam wujud Allah, bukan dalam dirimu atau orang lain. Dan, tetaplah menjaga batas-batas syariat dan meridhai Rasulullah SAW. Tidak ada karamah bagi orang yang mengatakan sesuatu selain hal ini. Karena, inilah yang terjadi dalam berbagai shuhuf dan lawh kalam Allah Azza wa Jalla.
Engkau harus selalu bersama Allah; memutuskan diri untuk selalu denganNya dan bergantung kepadaNya. Hal demikian akan mencukupkan dirimu dengan pertolongan (ma’unah) di dunia dan akhirat. Dia akan menjagamu dalam kematian dan kehidupan, menjagamu dalam setiap keadaan. Engkau harus memisahkan yang hitam dari yang putih!”

Fadilah Mendoakan Ahli Kubur

Oleh Habib Novel Alaydrus.

Mengirim Al-Fatihah pada ahli kubur pada saat lewat kuburan bisa menjadikan kita punya hubungan dengan mereka. Pada saat kita meninggal, mereka akan menyambut dan mengenali kita, apalagi jika kita sering kirim Al-Fatihah pada waliyullah, agar kita mendapat syafaat/pertolongannya, salah satu contohnya adalah terbebas dari pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir.

Jika tidak hafal doa saat lewat kuburan, bacalah Al-Fatihah dengan niat untuk semua arwah muslimin dan muslimat, mukminin dan mukminat yang ada di kuburan ini. Fadhilahnya kita akan mendapatkan ampunan sebanyak seluruh ahli kubur muslimin. 

Ada seorang sholeh yang setiap malam Jum‘at ke makam dan mendoakan para ahli kubur. Suatu hari ia absen karena ada halangan, malamnya ia langsung bermimpi bertemu ribuan orang mengucap berterima kasih padanya. Ternyata orang-orang itu adalah para ahli kubur yang setiap minggunya ia doakan, yang mendatangi orang sholeh tersebut untuk mencari tahu kenapa ia tidak datang pada malam Jum’at tersebut.

4 Hal Yang Jangan Ditunda

Oleh Habib Novel Al-Aydrus.

Ada 3 hal yang tidak boleh ditunda, yaitu:

  1. Mengerjakan amal soleh. Jangan tunggu waktu luang. Kalo ditunda, nanti ujung-ujungnya tidak akan dikerjakan. Misalnya: menunda pakai hijab, menunda memaafkan orang, menunda sedekah, dll.
  2. Menikahkan anak gadis. Orang tua dan anak hendaknya minta sama Allah agar dikaruniakan jodoh yang membahagiakan dunia dan akhirat. Jangan ngoyo/muluk-muluk minta yang sholeh, ganteng, kaya, pintar dan menyenangkan, karena banyak yang minta seperti itu tapi stok terbatas, karena belum tentu kita pantas mendapatkannya.
  3. Membayar hutang. Jika ingin berhutang niatkan akan membayar hutang tersebut, Allah akan menjamin rezekinya untuk membayar hutang-hutangnya, tapi jangan sampai mau kaya dengan berhutang. Jika rezeki kita mandek, bisa jadi mandeknya karena hutang-hutang kita yang belum terbayar, atau pas kita ada uang tapi tidak langsung dibayar.
  4. Menguburkan jenazah. Jika yang meninggal orang baik, segera dikubur agar cepat dimuliakan di alam kubur. Kalau jenazah tersebut orangnya buruk, segera dikubur agar jangan sampai kita terkena dampak buruknya juga. Tapi bukan berarti kita ngomongin kejelekan jenazah tersebut, tetap berhusnudzon dengan mereka, bahwa semua jenazah muslim insyaallah husnul khotimah. Sunnah Rasulullah: sebutkan kebaikan orang yang meninggal.