Menang Perang Berkat Siwak?

Dikisahkan oleh Ustadzah Halimah Alaydrus.

Disunnahkan oleh Nabi Muhammad SAW adalah Bersiwak ketika hendak sholat, berwudhu, membaca Al Qur’an, menghadiri Majelis dan ketika beramal baik lainnya dan beliau sangat ingin umatnya memperhatikan siwak.

Rasulullah SAW bersabda: “Satu Sholat yang kita kerjakan dengan bersiwak lebih baik daripada 70 rakaat dari sholat yang kita kerjakan tanpa bersiwak”.

Diceritakan pada zaman pemerintahan Sayyidina Umar bin Khattab RA ketika beliau bersama kaum muslimin mengepung benteng musuh selama berhari hari dan tidak bisa menembus benteng musuh tersebut.

Maka Sayyidina Umar bin Khattab RA memeriksa pasukan beliau seraya mengatakan kepada pasukan, “Pastilah diantara kalian ini ada yang melalaikan sunnah Nabi Muhammad SAW sehingga kita tidak bisa menembus benteng musuh”, dan beliau bertanya kepada yang pertama kalinya adalah “Apakah kalian semuanya membawa siwak?” Ternyata banyak pasukan yang lupa membawa siwak.

Kemudian Sayyidina Umar bin Khattab RA memerintahkan pasukan untuk memotong pohon-pohon di luar benteng musuh kemudian mengambil kayu arok dari kayu tersebut kemudian dibuat bersiwak.

Kemudian mata-mata musuh melihat hal tersebut dan Allah SWT memberikan pertolongan yang sangat luar biasa dengan meletakkan perasaan takut kepda musuh musuh Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW.

Sehingga mata-mata tersebut melaporkan kepada raja, “Wahai raja, kaum muslimin sekarang semakin ganas, pohon pohon pun mereka makan, bagaimana dengan kita?” Maka Allah SWT meletakkan perasaan takut kepada musuh musuh tersebut dan mereka langsung menyerah tanpa ada perlawanan sedikitpun berkat siwak sunnah Nabi Muhammad SAW.